Ga tw napa,tapi pengen aja nulis alter ego pagi ini..Apa sih alter ego itu? Well,setauku sih alter ego adalah sisi lain dari tiap jiwa manusia. Dari wikipedia sih bilang ini bahasa latin yang artiny "the other I". Hmm,bayanganku sih kaya double personality gitu. Versi parahnya mungkin kaya Dr.Jekyll n Mr.Hyde (pada tau critanya gak?Hehe). Seorang dokter yang terhormat,yang berhasil menemukan ramuan untuk mengeluarkan sisi lain dirinya,bahkan secara fisik. Menjadi seorang yang secara fisik jelek dan secara mental jahat. Pada akhirny sang dokter tidak mampu mengendalikan alter egonya itu.
Sebenarnya tiap manusia pasti punya sisi lain dalam dirinya. Yang menjadi penting bukanlah keberadaan sisi itu,tapi lebih kepada bagaimana kita mampu mengendalikan sisi "buruk" kita dan menampilkan sisi "baik" kita.
Kenapa harus begitu dan apakah harus begitu? Well, di sini keberadaan kita sebagai makhluk sosial akan memegang peranan penting.
sangatlah tidak elok jika kita yang makhluk sosial mencoba mengabaikan nilai-nilai kesosialan kita. ada hal-hal yang menjadi patokan dalam kita hidup di dalam sebuah masyarakat. yaitu norma-norma yang ada dalam lingkungan sosial kita. "desa mawa cara, negara mawa tata".
tapi haruskah alter ego kita kesampingkan?
mungkin tidak, ada saat di mana alter ego malah menjadi penyelamat kita. nilai-nilai mental,kesakitan atau kebahagiaan mental akan menjadi timpang ketika kita hanya menjalani satu sisi jiwa saja.
alter ego kita kadang dapat menjadi penyeimbang kondisi mental kita.
saya sangat percaya jika alter ego dapat menjadi penangkal euphoria,entah itu euphoria kesedihan atau kesenangan.
semua berpulang pada bagaimana kita menyikapinya.
wallahualam bishowab
Sebenarnya tiap manusia pasti punya sisi lain dalam dirinya. Yang menjadi penting bukanlah keberadaan sisi itu,tapi lebih kepada bagaimana kita mampu mengendalikan sisi "buruk" kita dan menampilkan sisi "baik" kita.
Kenapa harus begitu dan apakah harus begitu? Well, di sini keberadaan kita sebagai makhluk sosial akan memegang peranan penting.
sangatlah tidak elok jika kita yang makhluk sosial mencoba mengabaikan nilai-nilai kesosialan kita. ada hal-hal yang menjadi patokan dalam kita hidup di dalam sebuah masyarakat. yaitu norma-norma yang ada dalam lingkungan sosial kita. "desa mawa cara, negara mawa tata".
tapi haruskah alter ego kita kesampingkan?
mungkin tidak, ada saat di mana alter ego malah menjadi penyelamat kita. nilai-nilai mental,kesakitan atau kebahagiaan mental akan menjadi timpang ketika kita hanya menjalani satu sisi jiwa saja.
alter ego kita kadang dapat menjadi penyeimbang kondisi mental kita.
saya sangat percaya jika alter ego dapat menjadi penangkal euphoria,entah itu euphoria kesedihan atau kesenangan.
semua berpulang pada bagaimana kita menyikapinya.
wallahualam bishowab

Tidak ada komentar:
Posting Komentar